Berfikir dalam Kreativitas dan Perubahan dengan Berfilsafat
DOI:
https://doi.org/10.20527/tmkm.v1i1.143Kata Kunci:
FilsafatAbstrak
Filsafat adalah sebuah ilmu dari selaga induk yang ada ilmu. Pada khususnya ada ilmu-ilmu tertentu seperti ilmu agama,ilmu sejarah dan lain-lain. Tidak akan terlepas dari ciri khasnya yaitu untuk mencari kebenaran secara mendalam. Dalam mencari kedalaman suatu kebenaran itu, perlu adanya kronologis dari suatu peristiwa. Dalam menelaah peristiwa masa lampau atau disebut sejarah, diperlukan ilmu yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menganalisis kevalidan (kebenaran) dari suatu kejadian. Adapun pengertian sejarah dalam ilmu pengetahuan tentang rangkaian episode pribadi dan individual sehingga kata merupakan suatu telaah atas riwayat riwayat dan tradisi tradisi bukan disiplin rasional. Dengan secara umum di siplin ilmu agama Islam -sebagaimana disiplin ilmu lain dapat dikelompokkan ke dalam rumpun ilmu-ilmu kemanusiaan (humaniora) dan ilmu sosial, bahkan ada yang masuk pada rumpun ilmu alam seperti ilmu falak. Persamaan ini memungkinkan kita untuk melakukan pengembangan setiap disiplin ilmu agama Islam tersebut melalui kerja ilmiah dan pengembangan metodologinya. Bahwa sanya jika kitta mengulang sejarah keilmuan abad pertengahan maka kita dapati bahwa ilmu pengatahuan yang di bangun oleh para ilmuan berkembang hingga melahirkan karya-karya besar dan monumental. Padahal jika diukur dengan kondisi sarana dan prasarana yang ada saat itu tidak cukup memadai dan mendukung bagi perkembangan keilmuan tersebut. Pengembangan pendidikan agama Islam memerlukan upaya rekonstruksi pemikiran kependidikan dalam rangka mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi: pertama, subject matter pendidikan Islam harus diorientasikan ke masa depan; kedua, perlu dikembangkan sikap terbuka bagi transfer of knowledge dan kritsis terhadap setiap perubahan; ketiga menghindari pandangan dikotomis terhadap ilmu (ilmu agama dan ilmu umum). “Agama” dan “ilmu” merupakan entitas yang menyatu (integral) tak dapat dipisahkan satu sama lain.

