https://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/issue/feedTugas Mata Kuliah Mahasiswa2022-11-14T02:20:06+00:00Pendidikan IPS FKIP ULM[email protected]Open Journal Systems<p>Wadah untuk menyimpan dan mendokumentasikan seluruh tugas mahasiswa</p>https://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/506Pentingnya Manajemen Layanan Khusus di Sekolah Bagi Peserta Didik2022-11-14T02:20:06+00:00Agus Saputra[email protected]Aulia Aulia[email protected]Muhammad Fahrul Razi[email protected]<p>Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang sangat penting bagi anak-anak untuk menyiapkan diri agar dapat menghadapi kehidupannya di masa yang akan datang. Sekolah dikatakan sebagai lembaga pendidikan formal, sebab sekolah memiliki program yang jelas, sistematis, dan terstruktur. Manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, dan pengarahan. Dengan tujuan untuk mengkoordinasikan suatu hal agar semuanya dapat digunakan secara efisien. Tercapainya semua tujuan pembelajaran di lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh penerapan praktik manajemen yang baik. Layanan khusus di sekolah adalah sebuah layanan yang secara khusus untuk menunjang proses pembelajaran, walaupun tidak secara langsung. Manajemen layanan khusus di sekolah pada dasarnya ditetapkan dan diatur untuk mendukung atau memfasilitasi pembelajaran, serta untuk memenuhi kebutuhan khusus peserta didik di sekolah. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pentingnya layanan khusus untuk peserta didik, yang dimana hal tersebut mempengaruhi tujuan dan proses pendidikan di sekolah. Artikel ini menggunakan metode studi literatur yaitu dengan cara mengumpulkan berbagai macam data dari berbagai macam referensi. Manajemen layanan khusus yang ada di sekolah dasarnya dibuat untuk mempermudah atau memperlancar kegiatan pembelajaran peserta didik, serta untuk memenuhi kebutuhan khusus peserta didik di sekolah. Manajemen layanan khusus sangat penting di sekolah bagi peserta didik. Berikut ini merupakan bentuk dari layanan khusus yang digunakan sebagai penunjang atau pendukung peserta didik. Yaitu Layanan Bimbingan dan Konseling, Layanan Perpustakaan, Layanan Kantin, Layanan Kesehatan, Layanan Transportasi, dan Layanan Asrama.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/497Analisis Manajemen Pembiayaan Pendidikan Di Sekolah2022-11-07T02:08:49+00:00Ahmad Habibi[email protected]Lesmana Putera[email protected]Nazlatusyifa Riswanda[email protected]<p>Pembiayaan merupakan salah satu komponen penting yang tidak bisa dipisahkan dari penyelenggaraan pendidikan. Setiap upaya pencapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada ketersediaan dan dukungan dana yang memadai. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah menggunakan studi literatur yang dimana metode ini menggunakan jurnal – jurnal, buku dll. manajemen pembiayaan pendidikan adalah pendanaan yang didapatkan sekolah dari satu pihak ke pihak yang lain. Artikel ini juga memuat jenis -jenis manajemen pembiayaan sekolah dan bagaimana anggaran yang didaptatkan oleh sekolah. Pembiayaan ini sangat penting bagi sekolah guna untuk memperlancar proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/504Manajemen Administrasi Sekolah Menengah Pertama di Masa Pandemi Covid 192022-11-07T07:04:51+00:00Ahmad Husaini[email protected]Ayu Kesuma Ramiadani[email protected]Pitriyani Pitriyani[email protected]<p>Era pandemi Covid-19 saat ini yang telah melanda di semua bagian dunia , membuat seluruhnya perspektif kehidupan terdampak, selain itu akibat dari covid-19 ini banyak terjadi permasalah sosial terjadi di lingkungan masyarakat dan juga di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu artikel ini bertujuan menjelaskan manajemen administrasi sekolah di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan ialah studi literatur, dilakukan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan dalam penelitian. Pelaksanaan proses belajar mengajar di era pandemic covid-19 harus memegang prinsip-prinsip yang termaksud dalam SE. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19)</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/496Konsep dan Rancangan Manajemen Kurikulum Merdeka di Tingkat Sekolah Menengah Pertama2022-11-07T01:51:46+00:00Akhmad Hapis Ansari[email protected]Alpisah Alpisah[email protected]Muhammad Yusuf[email protected]<p>Sebuah rencana pembelajaran, sumber pengajaran, dan pengalaman belajar yang telah diprogramkan sebelumnya membentuk kurikulum. Setiap pendidik dapat menggunakan kurikulum sebagai acuan dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Perkembangan era digital tidak terlepas dari kurikulum. modifikasi.Salah satu tolok ukur pengembangan kurikulum pembelajaran mandiri adalah era digitalisasi saat ini. Selain itu, cara pendidikan yang diterapkan selama ini di Indonesia seringkali tidak mencerminkan keadaan guru dan siswa. Akibatnya, Menteri Pendidikan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, mencetuskan ide kurikulum merdeka belajar yang menjadi solusi dari permasalahan yang ada di dunia pendidikan Indonesia saat ini. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode studi literatur, melalui Artikel, Jurnal dan Buku Tentang Kurikulum Merdeka. Konsep pendidikan kurikulum merdeka belajar mengintegrasikan kemampuan literasi, kecakapan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta penguasaan teknologi. Kurikulum merdeka menjadi program yang diharapkan dapat melakukan pemulihan dalam pembelajaran, dimana menawarkan tiga karakteristik diantaranya pembelajaran berbasis projek pengembangan soft skill dan karater sesuai dengan profil pelajar pancasila, pembelajaran pada materi esensial dan stuktur kurikulum yang lebih fleksibel.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/500Program Biaya Pendidikan Terjangkau Untuk Membantu Peserta Didik Yang Tidak Mampu di Sekolah2022-11-07T02:13:38+00:00Emelia Emelia[email protected]Arini Arini[email protected]M. Aditya Ramadhan[email protected]<p>Pendidikan merupakan peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, oleh karna itu penyelenggaraan pendidikan adalah tanggung jawab semua, artinya penyelenggaraan pendididkan memerlukan dukungan berbagai pihak biar bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan, salah satu faktor yang mempengaruhi penyelenggaraan pendidikan adalah manajemen pembiayaan. Manajemen Pendidikan merupakan suatu proses perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, dan pengawasan, dalam mengelola segala sumber daya yang berupa manusia, uang, material, metode, mesin, market, waktu, dan informasi, untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien dalam bidang pendidikan. Manajemen pembiayaan pendidikan sebagai sebuah rangkaian aktivitas mengatur keuangan lembaga pendidikan dari proses perencanaan, penatausahaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan, pelaporan sampai pada pertanggungjawaban keuangan pendidikan. Salah satu unsur yang penting dimiliki oleh suatu sekolah agar menjadi sekolah yang dapat mencetak anak didik yang baik adalah dari segi pengajaran. Manajemen keuangan sekolah sangat penting hubungannya dalam pelaksanaan kegiatan sekolah, apalagi program biaya yang murah akan memberikan kemudahan buat peserta didik yang kurang mampu dalam hal biaya pendidikan.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/501Pentingnya Manajemen Kesiswaan Bagi Peserta Didik Di sekolah2022-11-07T02:21:28+00:00Bahjatul Muna[email protected]M. Aulia Rahman[email protected]Sri Amelia[email protected]<p>Manajemen Kesiswaan merupakan pengelolaan kegiatan yang memusatkan perhatiannya kepada pengaturan, pengawasan serta pelayanan terhadap peserta didik , baik di dalam maupun di luar kelas dan mulai dari awal masuk (bahkan sebelum masuk) hingga akhir (tamat) dari lembaga dengan efektif dan efisien. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya manajamen kesiswaan bagi peserta didik disekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur Pengumpulan data didapat dari Penelusuran data berupa jurnal dilakukan pada sumber <em>google schoolar</em> Hasil temuan menunjukkan bahwa Manajemen kesiswaan merupakan salah satu sub sistem dari manajemen sekolah. Manajemen kesiswaan sangat penting dilakukan oleh sekolah untuk mengetahui berbagai hal tentang peserta didik, oleh karena itu yang perlu dilakukan adalah mendata peserta didik secara menyeluruh. Pendataan peserta didik dilakukan untuk mengetahui jumlah peserta didik serta mengenai riwayat hidup peserta didik. Hal tersebut supaya memudahkan sekolah dalam menyediakan kebutuhan dan sarana prasarana kelas. Manajemen kesiswaan mempunyai peran penting dalam keberlangsungan perkembangan sekolah mulai dari input, proses, dan output peserta didik. Manajemen kesiswaan berperan dalam pengelolahan input adalah bagaimana pandangan sekolah maupun sekolah terhadap penerimaan peserta didik baru. Bagaimana memandang kondisi anak didik dalam kaitannya dengan hak mereka untuk dapat bersekolah dan menerima pendidikan</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/499Penerapan Kurikulum Merdeka di SMP 2022-11-07T02:10:58+00:00Desy Aulia[email protected]Nurul Hasanah[email protected]Siti Nor Anisa[email protected]<p>Kurikulum dalam suatu Pendidikan merupakan hal yang penting dalam proses berjalannya pembelajaran disekolah, jika suatu sekolah tidak memiliki kurikulum dalam pembelajaran maka tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Tujuan dengan adanya pengembangan kurikulum dalam Pendidikan seperti institusional (tujuan lembaga/satuan pendidikan), tujuan kurikuler (tujuan bidang studi), dan tujuan instruksional (tujuan pembelajaran). Semuanya perlu dipertimbangkan dalam mengembangkan kurikulum, kemudian juga merupakan tujuaan pengembangan kurikulum tidak dapat lepas dari tujuan pendidikan itu sendiri, sebab kurikulum merupakan ujung tombak ideal dari visi, misi dan tujuan pendidikan sebuah bangsa. Kurikulum adalah jarak yang dibutuhkan. Tercapai dari segi isi dan materi Pelajaran digunakan sebagai waktu untuk mencapai Seorang siswa mendapatkan ijazah. Kurikulum Ilmu Pendidikan Sosial mempelajari beragam kehidupan masyarakat yang kompleks haruslah mampu mengadopsi keragaman yang ada pada masyarakat bangsa Indonesia. Pengakuan terhadap eksistensi keragaman haruslah ditanamkan kepada diri siswa. Keragaman harus diakui sebagai realitas obyektif yang ada dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pendidikan berintikan interaksi antar manusia, terutama antara pendidik dan terdidik untuk mencapai tujuan pendidikan. Di dalam interaksi tersebut terlibat isi yang diinteraksikan serta bagaimana interaksi tersebut berlangsung. Sistem pendidikan setiap bangsa berbeda karena mereka mempunyai falsafah hidup yang berbeda. Pengembangan kurikulum tidak hanya merupakan abstraksi, akan tetapi mempersiapkan berbagai contoh dan alternatif untuk tindakan yang merupakan inspirasi dari beberapa ide dan penyesuaianpenyesuaian lain yang dianggap penting. Dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, pengembangan keterampilan sosial siswa yang dilakukan oleh guru melibatkan penggunaan pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa, yaitu pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/505Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat2022-11-07T23:32:07+00:00Hasanah Hasanah[email protected]Jainap Jainap[email protected]Syarifah Anisa Barokah[email protected]<p>Sekolah dan masyarakat merupakan ruang hidup yang tidak dapat dipisahkan. Dalam hal ini dimana masyarakat juga berperan penting dalam sekolah. Sekolah adalah tempat belajar, dan lingkungan masyarakat adalah tempat pengaruh bagi proses pengajaran dan pendidikan di sekolah. Pembelajaran di sekolah akan selalu membantu meningkatkan kehidupan sosial peserta didik. Masyarakat memiliki pengaruh terhadap sekolah sebagai lembaga pendidikan sosial sangat kuat dan mempengaruhi individu-individu di lingkungan sekolah. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, perlu dilakukan pengelolaan hubungan antara sekolah dengan masyarakat setempat secara maksimal. Tulisan ini bermaksud menjelaskan bagaimana peran manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat. Artikel ini disusun dengan memanfaatkan studi litetatur sebagai metode penulisan. peserta didik yang kurang mampu dalam hal biaya pendidikan.</p> <p>Keywords: manajemen, hubungan masyarakat.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/503Peran Administrasi Pendidikan dan Dasar Perencanaan Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran2022-11-07T02:25:56+00:00Helma Hidayati[email protected]Nadila Yuliyanti[email protected]Yudya Ananda[email protected]<p>Sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas merupakan instansi yang bergerak dalam bidang pendidikan yang terintegrasi dan terbukti komponen yang satu dengan lainnya. Salah satu yang mendukung adanya administrasi sekolah yaitu salah satunya pendidikan sekolah. peran nya itu sendiri sangat mendukung tata adminstrasi sekolah serta di butuhkan keahlian khusus dan kemampuan yang cukup dalam administrasi sekolah. Oleh karen itu tenaga admiistrasi menjadi yang terdepan dalam suatu sekolah. Artikel ini menggunakan metode kualitatif iyalah mengumpulkan atau dikumpulkan data-data atau sumber yang berkait dengan judul artikel seperti jurnal, buku, google schoolar, perpustakaan, dan sebagainya<strong>. </strong>Administrasi pendidikan adalah mencapai tujuan pendidikan secara produktif, yaitu efektif dan efisien. Ukuran keberhasilan administrasi pendidikan produktivitas pendidikan, yang dapat dilihat pada produk, hasil atau efektivitas proses, suasana atau efesiensi dalam pendidikan. Definisi paling umum dari kurikulum adalah seperangkat mata pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/493 Pengelolaan Manajemen Administrasi Sekolah Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas dan Kemajuan Pendidikan2022-11-07T01:41:40+00:00Muhammad Fahrul Razi[email protected]Nur Annisa[email protected]Inayatul Khadijah[email protected]<p>Manajemen sekolah dapat diartikan segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, dengan meliputi: (1) Perencanaan program sekolah; (2) Pelaksanaan program sekolah dan (3) Hambatan yang dihadapinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan manajemen administrasi sekolah sebagai upaya peningkatan kualitas dan kemajuan pendidikan. Metode Penelitian dilaksanakan bersifat kualitatif, penelitian ini juga menggunakan studi pustaka (<em>library research</em>) yaitu penelitian yang bersumber dari bahan-bahan kepustakaan Oleh karena itu, yang dilakukan adalah eksplorasi terhadap sejumlah data baik itu data primer maupun data sekunder dengan langkah konkret sebagai berikut membaca serta menelaah secara mendalam data primer seperti buku, jurnal, artikel, dan makalah yang merupakan hasil penelitian disertasi yang terkait dengan manajemen administrasi sekolah. Efektivitas adalah tingkat seberapa jauh suatu sistem sosial mencapai tujuannya Efektivitas pengelolaan sumber daya sekolah adalah tingkat pencapaian tujuan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang ada baik tenaga pendidik, tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan lain sebagainya untuk mencapai tujuan sekolah serta memiliki lingkungan sekolah yang mendukung kegiatan pembelajaran dan <em>output</em> yang dihasilkan oleh sekolah dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dalam meningkatkan mutu pendidikan, kepala sekolah dapat menciptakan program-program tertentu yang dapat mencapai tujuan sekolah yang ingin dicapai. Program tersebut dapat berupa program kerja sama, program peningkatan pembelajaran, maupun program peningkatan kualitas pendidik dan peserta didik.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/495Pengaruh Manajemen Sarana Dan Prasarana Sekolah Terhadap Keberhasilan Proses Belajar Mengajar Yang Dilaksakanan Di Sekolah2022-11-07T01:51:49+00:00Nurul Maulida Arifa[email protected]Putri Imaniyati[email protected]Rahani Surya Pratiwi[email protected]<p>Setiap sekolah dan lembaga yang berdiri tentu mempunyai tujuan pendidikan yang harus dipenuhi untuk mencapai kesejahteraan sekolahnya. Dimana satu diantara komponen tujuan pendidikan ini ialah sarana dan prasarana sekolah yang mempunyai peranan sangat penting dalam proses belajar dan mengajar sarana dan prasarana yang kurang memadai dapat menghambar proses pembelajaran di sekolah dikarenakan ketidak nyamanan saat belajar mengajar. karena itu dibutuhkanlah manajemen sarana dan prasarana agar proses belajar mengajar disekolah berlajan dengan efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan studi literatur melalui pengumpulan dari artikel, jurnal dan buku serta artikel artikel lain yang menyangkut tentang pengaruh sarana dan prasaran sekolah terhadap keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Teori dan materi yang didapatkan saling dikumpulkan dan dikaitkan sehinggga menyelesaikan penelitian ini. Dimana manajemen sarana dan prasarana sangat memengaruhi proses pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik dan tenaga pengaja di dalam lingkungan sekolah. Dimana dengan kehadiran manajemen sarana dan prasarana sekolah dapat mengatur, mengelola dan menata sarana dan prasana menjadi rapi dan terawat serta terpenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang lengkap tanpa mengurangi fungsi. Dan juga sarana serta prasarana diperlukan untuk prestasi peserta didik dalam belajar dengan mendukung pemenuhan tugas guru sebagai tenaga kerja yang menghubungkan peserta didik, pengajar dan sekolah.</p>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswahttps://publikasipips.ulm.ac.id/index.php/tmkm/article/view/498Pengaruh Manajemen Fasilitas Pendidikan Terhadap Pembelajaran2022-11-07T02:08:53+00:00Siti Hapsah[email protected]Defvy Ayuningtyas[email protected]Siti Nurhalizah[email protected]<h1>Tulisan ini mengkaji mengenai manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Metode dalam penulisan ini adalah mengkaji tentang pengertian, dan pentingkah sarana dan prasarana pendidikan di sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian sarana pendidikan dan prasarana pendidikan adalah pada fungsi masing-masing yaitu: sarana pendidikan untuk memudahkan dalam penyampaian materi ajar, dalam artian segala macam peralatan yang digunakan guru dan murid untuk memudahkan penyampaian dan penerimaan materi pelajaran. Sedangkan prasarana pendidikan adalah untuk memudahkan penyelenggaraan pendidikan dalam artian segala macam peralatan, kelengkapan, dan benda-benda yang digunakan guru dan murid untuk memudahkan penyelenggaraan pendidikan. Keberhasilan merupakan tujuan utama dari pendidikan. Salah satu hal yang mempengaruhi keberhasilan adalah pengelolaan sarana dan prasarana yang dimaksudkan untuk menyediakan peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan proses pendidikan. Kesimpulan yang ditarik dalam artikel ini memperjelas bahwa pengelolaan sarana dan prasarana berperan penting dalam peningkatan mutu pendidikan dan dapat memperlancar pelaksanaan proses belajar mengajar sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.</h1>2022-11-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2022 Tugas Mata Kuliah Mahasiswa