Pengaruh Filsafat sebagai Tradisi Pengembangan Kurikulum Pendidikan IPS

Penulis

  • Yeti Novita Purnama Sari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.20527/tmkm.v1i1.178

Kata Kunci:

Filsafat, Kontruktisionisme, Pendidikan

Abstrak

Setiap orang sejak lahir, tidak terpisahkan dari manusia lain, khususnya dari kedua orang tuanya. Sejak itu si bayi telah melakukan hubungan dengan orang lain. Hubungan sosial telah terjadi. Sesuai dengan penambahan umur dan pengalaman maka hubungan sosial itu semakin meluas. Pengetahuan yang melekat pada diri seseorang itu dapat dirangkum sebagai “Pengetahuan Sosial”. Pengalamannya di masyarakat dan bermasyarakat telah membentuk pengetahuan sosial dalam dirinya masing-masing. Sedangkan “Pengetahuan Sosial” secara resmi baru diketahui setelah kita secara formal bersekolah. Adapun pengaruh filsafat dalam pengembangan kurikulum Pendidikan IPS satu diantaranya adalah aliran Rekonstruksionisme yang berpendapat bahwa sekolah harus diarahkan kepada pencapaian tatanan demokratis yang mendunia.

Unduhan

Diterbitkan

2022-06-13

Cara Mengutip

Sari, Y. N. P. (2022). Pengaruh Filsafat sebagai Tradisi Pengembangan Kurikulum Pendidikan IPS. Tugas Mata Kuliah Mahasiswa, 1(1), 319–328. https://doi.org/10.20527/tmkm.v1i1.178

Bagian

Artikel